soewoeng.com

sesuatu yang isi adalah kosong adanya
Subscribe

Archive for the ‘poetry’

perdaiman itu

February 08, 2010 By: Suwung Category: poetry 39 Comments →

sungguh indah

sungguh nyata

hingga ku dapat menyentuh bulu ketiakmu

perdamaian itu

sungguh membuatku bernapsu…

ingin melalapmu sampe ke ujung kakimu

jangan lagi kita panjangkan kuku jari kita…

hanya untuk mencakar muka kita sendiri

jangan lagi buat racun…..

hanya untuk kita minum sendiri

semoga damai itu abadi (more…)

berantem

January 22, 2010 By: Suwung Category: poetry 30 Comments →

gedabad gedebug

untung diriku sabar

gedebag gedebug

akhirnya dia malu

gedebag gedebug

permintaan maaf dilayangkan

semoga ngak ada dendam di hati

telepon itu

January 14, 2010 By: Suwung Category: poetry 32 Comments →

tut tut tut

suara lesu disana

ada apa?

selalu saja tak mengaku…..

kutek klutek klutek

suara yang tak asing lagi

pertanyaanku tertelan keypat yang ditekan buat main game

manado 13 januari 2010

mencintaimu

December 05, 2009 By: Suwung Category: poetry 64 Comments →

mencintaimu

adalah suatu saat,

dimana matahari terbit memberitakan hari baru

mencintaimu

adalah membaca,

membaca keindahan alam yang tiada kata akhir

mencintaimu

adalah menemukan,

hal hal baru setiap detiknya

mencintaimu

adalah sebuah kenyataan

bukan impian impian kosong diwaktu mudaku

Ngelmu soewoeng : cara ngak berbuat salah (dosa) dalam satu hari

September 06, 2009 By: Suwung Category: Anake Suwung, Ngelmu Soewoeng, Tulisan, ndobos, poetry, review 57 Comments →

diriku alias soewoeng akan memaparkan sesuatu yang dirku dapat dari email seorang temen…. tapi diriku tulis ulang dengan format soewoeng….

karena diriku soewoeng yang sarapnya putus sehingga diriku tidak bisa mengingat dengan baik yaitu dimana diriku tidak bisa mengingat dulunya itu crita yang membuat siapa…….

jadi maafkan diriku

ntar takutnya diriku dicap menjiplak… diriku bilang dari awal bahwa ini terinspirasi dari email temen…

(more…)

harus bagaimana aku

August 18, 2009 By: Suwung Category: poetry 44 Comments →

ketika kutatap matamu disana ada ketidak percayaanmu

ketika kucium helai nafasmu ada kecurigaan disitu

ketika kudengar nada bicaramu ada sangsi disitu

ketika kukatakan sesuatu hetimu tertutup selalu

ohhhhhhhhh

sampe kapankan kau menutup hatimu?

bukankan buah cinta kita telah tau?

betapa aku mencintaimu ?

ohhhhhhh

harus dengan apa kau percaya padaku?

haruskah hati ini kukelauarkan untuk kau kunyah… sehingga kau tahu rasa setiaku padamu?

haruskan jantung ini kubelah… biar kau dengar setiap degupnya menyebutkan namau?

haruskah darah ini kukucurkan…. biar kau tauhu ada namamu mewarnai darahku?

dengan begitu aku tetap mencintaimu sampe akhir khayatku?

itukah yang kau minta? beri tanda….. jangan diam saja

manado, telepon yang penuh sms bertubi tubi

kujanjikan sebuah proses dik

May 01, 2009 By: Suwung Category: poetry 65 Comments →

kau dan aku  berjalan seiring waktu

selalu kukatakan

kujanjikan sebuah proses dik

(more…)

malam

February 04, 2009 By: Suwung Category: poetry 66 Comments →

malam cepatlah datang
selimuti aku dengan misterimu
peluk aku dengan khayalmu
hangatkan aku dengan suaramu…
bulan bintang pergi sana
jangan gangu orang yang bercinta

(lupa pokoknya masih di bandung ini buatnya)

rindu

January 15, 2009 By: Suwung Category: poetry 73 Comments →

bertumbukan
rindu dan kesadaran
kutarik garis lurus kebelakang
melengkung?

bukankah rindu tak sebanding lurus dengan akal sehat?

kueja namamu dalam lubuk hatiku…
kubuka jendela
wajah
istriku

Bandung  agustus 2006

Uyo’, EP & Els

December 20, 2008 By: Suwung Category: poetry 87 Comments →

kumenanti mu sahabat…
bejalan beriringan lagi…
menertawakan siang
menertawakan malam
walo kita dicibir dan ditertawakan waktu
waktu juga yang kan menelan kita menjadi seonggok tulang dan tanah….
tetap tegar berjalan walo kaki pincang dan cibiran semakin keras…
kita sudah pernah kalah mengapa kita hiraukan mereka…
teguk slokiku
aku teguk botolmu…
nikmatnya masih punya kau sahabat
Bandung 01 08 07
 
 
 
 
 
 
untuk sahabat yang lain tunggu ya…
puisinya belom jadi…..